Ukuran Kartu Vaksin dan Cara Mencetaknya

Ukuran kartu vaksin standar yang sering digunakan✔️ Tutorial cara mencetak kartu vaksin online maupun offline✔️

Sejak masuknya Covid-19 di Indonesia pada awal 2020 lalu, memiliki kartu vaksin menjadi sesuatu yang rasanya sudah familier dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Terlebih lagi, setelah vaksin ditemukan dan disebarluaskan ke berbagai penjuru negeri. Sekarang ini, jika Anda ingin bepergian ke mana pun menggunakan kendaraan darat, laut, maupun udara, diharuskan untuk memiliki kartu vaksin.

Kartu Vaksin dan Fungsinya

kartu vaksin
Contoh gambar kartu vaksin

Kartu vaksin mengacu pada sertifikat yang membuktikan bahwa seseorang telah mengikuti vaksinasi. Istilah ini baru populer di kalangan masyarakat pasca ditemukannya penguat imun bagi virus Corona. Sejalan dengan hal itu, pemerintah mewajibkan siapa pun untuk menunjukkan sertifikat vaksin ketika bepergian, khususnya lintas kota atau provinsi.

Harapannya, masyarakat mau mengikuti vaksinasi massal yang diluncurkan oleh pemerintah selama beberapa bulan terakhir. Ada beberapa jenis vaksin, tetapi umumnya diharuskan memakainya hingga dua dosis.

Pada dosis pertama, petugas vaksinasi masih memberlakukan sertifikat cetak di mana bukti keterlibatan masyarakat berbentuk konvensional. Namun, setelah mengikuti vaksin dosis dua, itu tidak lagi terjadi dan beralih hampir sepenuhnya menggunakan versi modern atau berbentuk elektronik.

Pasalnya, kartu tersebut sudah terintegrasi dengan sistem canggih E-HAC atau Electronic- Health Alert Car, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan jadi Kartu Kewaspadaan Kesehatan.

Dengan kata lain, tidak wajib bagi masyarakat untuk menunjukkan sertifikat cetak selama masa bepergian. Hanya saja, itu diperbolehkan terutama karena masih ada orang lanjut usia yang kurang memahami perkembangan teknologi.

Lebih jauh, berikut ini merupakan sejumlah fungsi kartu vaksin yang perlu Anda pahami.

  • Syarat wajib melakukan perjalanan

Jika Anda ingin bepergian menggunakan kereta api, bis, ataupun pesawat, kartu vaksin Covid-19 dijadikan sebagai syarat utamanya, di samping menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak. Selain itu, ada pula tes negatif PCR atau rapid antigen yang harus dibawa oleh penumpang.

  • Syarat wajib masuk mal

Meskipun aturan ini tidak menyeluruh di Indonesia, tetapi ada beberapa wilayah PPKM level 4 yang mengharuskan kartu vaksin saat bepergian ke mal. Terutama terjadi di kota-kota metropolitan seperti halnya Jakarta.

  • Hadir di pernikahan

Menghadiri pernikahan sekarang ini juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Jangan sampai acara yang sakral justru berakhir menjadi kluster baru penyebaran varian Covid-19.

  • Masuk pasar

Anda ingin berbelanja ke pasar? Pastikan tidak melupakan kartu vaksin karena akan dilakukan pemeriksaan. Memang tidak merata di seluruh Indonesia, tetapi di wilayah PPKM level 4 ini bisa saja terjadi. Misalnya, saat Anda berjualan ataupun sekadar berkunjung di Tanah Abang.

Ukuran Kartu Vaksin

ukuran kartu vaksin
Contoh ukuran kartu vaksin

Ukuran kartu vaksin standar yang umum digunakan memiliki panjang 8,56 cm dan lebar 5,39 cm atau 85,60 mm x 53,98 mm. Untuk ketebalan kertas biasanya menggunakan ukuran mulai dari 85 gr, 100 gr hingga 120 gr.

Untuk mengetahui lebih detail, berikut macam macam ukuran kartu vaksin yang bisa anda simak.

  • Ukuran kartu vaksin dalam cm

Tidak ada standar baku pada ukuran kartu vaksin, tetapi umumnya dicetak mengikuti besar KTP. Ini sekitar 5,398 x 8,56 cm.

  • Ukuran kartu vaksin di word

Ukuran kartu vaksin di word bisa bervariasi menyesuaikan keinginan si pencetak. Biasanya, orang awam membuat print out di kertas A4 atau F4.

  • Ukuran kartu vaksin di photoshop

Photoshop hanya sebuah aplikasi editing, jadi tidak menghadirkan standar baku kartu vaksin. Namun, Anda bisa mengatur Width dan Height jika ingin mencetak lewat alat bantu ini. Ukurannya disarankan sesuai KTP (5,398 x 8,56 cm).

Baca Juga : Ukuran E KTP

Cara Mencetak Kartu Vaksin

cara mencetak kartu vaksin

Tentunya sedikit merepotkan jika Anda membawa kartu vaksin dalam ukuran A4 ke mana-mana. Oleh karenanya, print out berbentuk seperti KTP merupakan solusi paling masuk akal.

  • Unduh sertifikat vaksin melalui aplikasi atau web PeduliLindungi.com

Apabila telah menyelesaikan vaksinasi, baik tahap 1 ataupun 2, Anda bisa mengunduhnya melalui beberapa platform. Dari tautan SMS hingga situs dan aplikasi PeduliLindungi. Masuk ke akun anda dan download terlebih dahulu sertifikat vaksin anda.

  • Input ke Microsoft Word

Setelah sertifikat vaksin tersimpan di laptop/ komputer, buka Microsoft Word di perangkat komputer Anda, kemudian masuk ke menu File, lalu New, dan klik Blank Document.

Setelah itu, klik menu Insert, lalu tekan Illustrations, dan Pictures. Lalu sistem akan membawa Anda ke folder gambar. Pilihlah gambar yang berisi file kartu vaksin.

Selanjutnya, klik kanan pada file kartu vaksin, tekan Pictures, dan tab formatnya akan terbuka. Atur panjang dan lebarnya seukuran 5,398 x 8,56 cm. Jangan lupa tekan opsi Aspect Ratio, hilangkan simbol centang, lalu pilih OK.

  • Print

Tekan tombol shortcut CTRL + P, lalu atur tampilan sertifikat vaksin tersebut. Jika sudah sesuai, tekan Print dan tunggu hingga hasilnya keluar.

Jika ingin aman dalam mencetak kartu vaksin, disarankan mengaturnya agar berukuran seperti KTP yaitu 5,398 x 8,56 cm. Ini akan memudahkan dibawa ke mana-mana tanpa khawatir hilang, sebab bisa dimasukkan ke dalam dompet.

Selanjutnya, agar terlindungi dari air, Anda bisa menambahkan laminating. Sekarang, Anda sudah bisa memanfaatkan kartu vaksin tersebut tanpa khawatir basah, lecet, ataupun hilang.

Baca Juga : Ukuran Kartu Nama

Demikianlah serangkaian informasi yang bisa ukuran.co paparkan mengenai standar ukuran kartu vaksin beserta tutorial cara mencetak kartu vaksin secara online maupun offline.

Sesungguhnya vaksinasi diluncurkan untuk kebaikan masyarakat sehingga semua pola hidup bisa kembali seperti semula dengan berbagai penyesuaian. Lebih dari sekadar memenuhi kewajiban bepergian, ini sangat penting dalam kesehatan.

5/5 - (1 vote)
Related posts:
Gravatar Image
Pembelajar yang tak henti hentinya belajar!

Leave a Reply

Your email address will not be published.